BAGIKAN

Ada yang merindukan suasana malam ketika mendatangi kos si doi dengan membawa cokelat. Apalagi sambil gitaran menyanyikan lagu I Remember milik Mocca. Saya pernah mengalami hal semacam itu. Keluar malam-malam mengajak si doi untuk berburu ceker pedas, boncengan naik motor hingga pagi menjelang. Mungkin itu suasana valentine yang pernah kami alami. Tak kalah dengan anak muda lainnya, saya membawa bunga mawar merah yang saya selipkan di dalam jaket.

Kalau bukan soal si doi, sebenarnya saya tidak suka perayaan itu. Namun, ya namanya perempuan. Hal-hal yang berkaitan dengan momen istimewa pasti dirayakan. Tanggal pertama kali ketemuan, tanggal jadian, hingga tanggal pertama kali sholat berjamaah bareng pasti mereka ingat. Pria terkadang meremehkan hal-hal macam ini, termasuk saya. Perayaan ini macam sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Kalau sampai lupa ada sebuah punishment yang akan diterima. Mrengut hingga seminggu dan baru bisa kembali tersenyum saat diajak minum es cream.

Tapi itu dulu, ketika harapan masih secerah bintang di langit. Ketika pelangi masih seringkali muncul walau tak ada hujan. Sekarang, sungguh gelap. Tak ada perayaan, tak ada pesta, dan tak ada yang namanya boncengan sama-sama. Kami telah berpisah, khayalan yang pernah tercipta biarlah menguap begitu saja mengikuti jejak asap dari motor tua milik Ayah. Kahlil Gibran pun pernah bilang, Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya. Tapi ketika cinta itu mati, kamu tidak perlu mati bersamanya.

Terkadang benar kata orang. Suasana macam valentine memang layak dirindukan. Kenangan itu seakan-akan muncul perlahan di atas kepala meski si doi, yang sekarang lebih tepat dipanggil mantan, tempat tinggalnya tak jauh-jauh amat dari keberadaan saya. Kamu mungkin punya perasaan sama tentang kisah ini. Tak perlu takut memulainya, berilah mantan kamu kado ini, saya yakin kenangan itu akan menyatu meski tidak berharap kembali.

 

  1. Lagu Yesterday karya The Beatles

Tak perlu membeli satu paket album milik The Beatles di toko kaset, tapi kamu cukup mengcopy lagu Yesterday ke dalam CD-R. Lalu kirimlah via jasa antar oleh teman. Lagu ini menurut saya mampu memupuk kenangan bareng mantan. Lirik-lirik yang dibuat oleh Paul Mc Cartney ini sederhana, tapi ketika dinyanyikan, siapa sih yang gak becek dibuatnya. Setelah kiriman sampai di tangan mantan, cobalah telepon lalu dengarkan sama-sama. Saya yakin lagu ini bisa membawa kembali kenangan masa lalu. Apalagi saat mendengar bait yang ini.

 

I said something wrong, now I long for yesterday

(Aku katakan sesuatu salah, sekarang aku rindu hari kemarin)

Yesterday, love was such an easy game to play

(Kemarin, cinta seperti permainan yang mudah dimainkan)

Now, I need a place to hide away

 (Sekarang aku butuh tempat untuk bersembunyi)

Oh, I believe in yesterday

(Oh, aku percaya pada hari kemarin)

 

  1. Perangko

Perangko saat ini menjadi barang yang paling diburu oleh para kolektor barang kuno. Tapi untuk kamu, tak perlu bersusah payah mendapatkannya. Cetaklah sendiri dengan desain kesukaanmu. Saya sarankan sih satu, desain tempat istimewa yang pernah kalian berdua kunjungi. Semisal kalian pernah pergi bersama ke Kota Batu naik bianglala, buatlah gambarnya. Lengkapilah dengan kartu ucapan yang menerangkan akan kisah naik bareng bianglala. Pasti mengenang.

 

  1. Batu Bacan

Kalau kamu menganggap perangko adalah barang jadul yang tak pantas, kamu bisa mencobanya dengan memberikan dia kado batu Bacan. Kelihatannya sih mboiys, bisa dipakai mantan untuk dijadikan jimat keselamatan. Iya, keselamatan dari gangguan pria-pria nakal. Ah, mistis sekali saya kira. Banyak sekali jenis batu bacan, pilihlah yang berwarna hijau untuk mantan. Kata beberapa kawan, batu Bacan berwarna hijau ini mampu memberikan aura positif bagi pemakainya. Katanya sih membuat kondisi hati makin tenang. Kalau saja benar dan kondisi mantan sangat tenang, kamu tidak perlu merasa khawatir lagi. Mantan, bakal menganggap batu itu adalah kamu, sang penenang jiwa. Tapi untuk kado yang satu ini kamu harus merogok kocek yang cukup dalam ya. Semangat!

 

  1. Antologi #FatwaRindu ‘Cinta 1001 Rindu’ karya Candra Malik

Nah, yang satu ini kamu tidak akan kesulitan untuk mendapatkannya. Bisa ditemui di toko buku terdekat. Buku ini memang lagi ramai dibicarakan oleh banyak orang. Mas Candra Malik benar-benar mampu menghadirkan banyak suasana melow di puisinya. Semuanya tak lepas dari rindu, cinta, kasih, dan perdamaian. Bahasanya sangat mengenang bagi pria pemuja kenangan. Jika kamu merindukannya, tuntun ia untuk membaca buku ini. Yakinlah suatu saat kalian memang benar-benar saling merindukan. Tak apalah, meski kepastiannya belum bisa ditentukan. Berikut potongan puisi rindu dalam buku itu.

 

Tidak ada yang kutakutkan dari kerinduan.

Segala yang kucemaskan justru perjumpaan.

Jika cinta memang bisa hilang, mengapa rindu tetap datang.

Aku bertanya pada sepi, kenapa engkau pergi.

Teruntuk rindu: terkutuklah kamu

 

Semakin merindu, semakin aku menolak bertemu.

                Rindu memang tak disengaja, demikian pula cinta.

Cinta memang luka, rindulah yang menyembuhkannya.

Semoga.