BAGIKAN

Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan kabar perbuatan bejat 14 orang terhadap YY. Ia berusia 14 tahun di Sekolah Menengah Pertama daerah kawasan Bengkulu. Kasus ini baru santer menjadi pembicaraan di media sosial setelah satu bulan lebih berjalan. Menurut lansiran Rappler.com, para warga menemukan jasad almarhum YY pada 4 April 2016 dalam kondisi telanjang dan terikat tangan serta kakinya.

Muncul #NyalaUntukYuyun di media sosial sebagai solidaritas atas perbuatan bejat nan keji itu. Saya kali pertama melihat solidaritas ini dilakukan oleh akun @irarachma di Instagram. Ia membuat tulisan “NYALA UNTUK YUYUN UNTUK INDONESIA” di buku dengan posisi tulisan memanjang. Saya merinding saat membaca kepsen poto tersebut; “dia diperkosa sebelum dibunuh”.

Pelaku dari perbuatan bejat ini adalah sekelompok remaja. Mereka adalah kakak tingkat kelas YY. Dengan dalih mabuk, perbuatan bejat itu terjadi begitu saja. Sampai mucul kecaman dari para netizen atas kasus ini. Bahwa kebejatan ini tidak mengenal usia pelaku. Bejat adalah bejat. Kunam yang suka main otot harus dihukum.

Pembelaan atas kelakuan bejat ini muncul. Mereka membuat dugaan dan perumpamaan bahwa tindak perkosa disebabkan oleh pakaian para perempuan yang mengundang birahi. Memakai rok pendek dan pakaian ketat. “Jangan salahkan kunam pria yang suka main otot jika para perempuan memakai pakaian yang mengundang birahi”.

“Don’t teach how to dress
Teach your brain about humanity”

Petikan lagu band Simponi di atas mengingatkan saya pada Roadshow nya di 11 kota. Salah satunya di kampus saya, STAIN Jember pada pertengahan tahun 2013 lalu (yang sekarang berubah status menjadi IAIN Jember). Waktu itu, M Berkah Gamulya sebagai manager band Simponi mengatakan, pemicu perilaku cabul adalah otak kita sendiri. Persoalan pakaian hanya sebuah alasan untuk menutupi tindak cabulnya itu.
Maka, disini saya ingin memberi tips meregangkan otot bagi para empunya kunam:

1. Perbanyak Stok Film Biru

Otot kunam menegang? Saya punya solusinya. Siapkan flashdisk atau memori berkapasistas tinggi. Buka web penyedia film dewasa. Jika ada internet positif, atur lah VPN kalian. Lalu dunlut. Tiba di rumah atau kosan, nyalakan komputer atau alat elektronik anda. Siapkan film biru yang sudah terdunlut. Putar secara pribadi. Puaskanlah sampai otot kunam kalian putus. Jangan beranjak saat otot masih menegang. Papa bilang itu berbahaya, wowowo… Trust me, it’s work for me!

2. Siapkan Sabun Batang

Usai menonton film biru segerakan mandi. Masa iya ujung kunam yang sudah mulai meludah malu-malu tidak kalian cuci? Jika tidak puas dengan film biru segera tunaikan aktifitas ‘nyabun’. Nyabun tidak dilarang jika ada kekhawatiran melakukan perbuatan bejat. Tenang saja, Em-U-I akan segera membuat fatwa halal bagi kalian.

3. Perbanyak Puasa

Agama menganjurkan bagi para pria yang punya kunam untuk melakukan puasa. Syarat puasa adalah menghilangkan pikiran cabul. Harapan nya merenggangkan otot kunam yang susah untuk dikontrol. Jika tidak mampu puasa, hendaklah kalian menyegerakan menikah. Agar kunam mempunyai riwayat hidup jelas dan tersertifikasi. Layaknya hewan peliharaan. Coba renungkan sabda Rasulallah berikut:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah[1], maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400).

4. Scan Memori

Coba sesekali cek memori otak kalian ke tukang servis komputer. Barangkali ada virus yang menjangkiti. Mintalah anti virus yang kebal dan tahan lama. Kalau perlu beli yang premium. Jangan hanya gratisan. Urusi kunam itu harus berani berkorban lo.

5. Format Memori

Tukang servis tidak mampu scan virus yang menjangkiti otak kalian dan hanya mikir selakangan. Silahkan format memori otak kalian. Selagi otak kalian belum error akibat menumpuknya virus di tubuh. Baiknya lakukan pencegahan.

6. Neraka

Selemah-lemahnya iman, mendapat tempat khusus dari Tuhan. Yaitu neraka. Silahkan berpiknik ke sana para bajingan selakangan.

Mari dengarkan lagu Sister in Danger dari Simponi sebelum menerapkan tips yang sudah saya berikan. Let’s play Bero!

Sister In Danger
My old sister is in danger
My young sister is in danger
My aunty is in danger
My mother is in danger
Don’t teach how to dress
Teach your brain about humanity
My family is in danger
Your family is in danger
My friends are in danger
You are all in danger
Don’t rule how to walk
Watering your heart with kindness
Don’t you blame the victims
maybe you will be the next
Let’s question the law
Where has justice gone
Show respect, empathy
Live in solidarity
Improve our attitude
Justice from the mind