BAGIKAN

Kami kembali mengudara setelah istirahat panjang selama 8 bulan. Ibarat serangga, kami adalah ratu lebah yang sedang hibernasi. Tetapi para penjaga kebun tidak sedang tidur nyenyak. Beberapa dari kami harus memeras keringat demi sesuap nasi dan bayar uang kuliah yang cukup mahal. Beberapa lainnya harus menyelesaikan tanggung jawab mengerjakan tugas akhir kuliah.

Singkat kata, kami tidak ingin membebani para penjaga kebun dengan kerja-kerja di Siksa Kampus. Sampai pada Maret kemarin, beberapa penjaga kebun berencana menghidupkan kembali Siksakampus.com secara lebih serius.

Kami akan memberikan honor untuk kontributor Siksa Kampus, meski jumlahnya tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Untuk menghindari dugaan dan kabar hoaks, honor ini kami kumpulkan dari uang jajan penjaga kebun Siksa Kampus. Artinya tidak ada ikatan dari pemodal atau filantropi, apalagi kepentingan partai politik. Pun demikian dengan konten yang akan kami sajikan. Tidak ada intervensi dari pihak di luar penjaga kebun yang mengatur pandangan penjaga kebun dalam menyikapi isu tertentu. Kami akan tetap bercanda dengan serius.

Kami kembali mengudara dan menghadirkan rubrik Piknik di Siksakampus.com. Rubrik baru ini nantinya akan kami jadikan sebagai ruang berbagi hal-hal iseng yang biasa lakukan. Anda mungkin pernah merasa kesal setelah menonton pertunjukan musik, film, atau bahkan serial televisi. Kisah semacam itu dapat Anda bagikan bersama kami di rubrik Piknik. Selain itu, kami juga akan menampung cerita Anda mengenai gaya hidup unik yang mungkin sedang Anda lakoni. Misalnya pengalaman saat menghabiskan kopi di satu warung kopi tanpa ditemani satu orang pun. Tentunya kisah-kisah tersebut akan disajikan melalui gaya bercanda dengan serius.

Selama 8 bulan terakhir, kami telah mencoba menampilkan iklan dari Google Adsense di Siksakampus.com. Awalnya, kami hanya berniat mendapat pemasukan untuk biaya perpanjangan domain dan hosting setiap tahun. Selain itu juga untuk memberi honor kepada kontributor. Sayangnya, pemasukan dari iklan Google Adsense tidak begitu banyak. Bahkan tidak cukup untuk membayar secangkir kopi untuk semua penjaga kebun.

Bukan berarti jumlah pengunjung Siksampus.com hanya sedikit. Sebelum hibernasi, kami mendapat ratusan ribu kunjungan setiap bulan. Bahkan saat hibernasi pun, setiap bulan Siksakampus.com masih dibaca oleh ribuan orang.

Sebagai alternatif, kami mencoba menampilkan ruang iklan untuk mendukung bisnis lokal. Namun langkah ini hanya bertahan sampai dua bulan, dan akhirnya kami gunakan untuk membayar sewa domain dan hosting selama satu tahun.

Tanpa basa-basi lagi, kami akan merawat kembali kebun bernama Siksa Kampus ini dengan strategi baru. Kami akan merilis dua naskah baru setiap pekan. Anda dapat mengirim tulisan atau curahan hati kepada penjaga kebun melalui surel siksakampus@gmail.com, dan kami akan dengan senang hati menerbitkannya. Jika naskah Anda diterbitkan, kami akan memberikan honor yang cukup untuk beli nasi bungkus selama 3–4 hari.

Jika sebelumnya kami telah memutuskan mandi besar dan ganti baju, saat memperbarui tampilan Siksakampus.com, mulai hari ini akan kembali mengudara bersama Anda para pembaca. Hidup kuliah 14 semester!

Tabik

Kuli Bangunan

BAGIKAN
Artikel sebelumyaSebuah Mixetape Untuk Mahasiswa Baru
Artikel berikutnyaEmpat Tahap Merawat Generasi Bangsa
Siksakampus.com adalah media yang dikelola secara komunal oleh mahasiswa yang sedang gelisah akan masa studinya. Media alternatif berisi dinamika kehidupan kampus dalam beragam fase metamormosis ala mahasiswa. Kami mengajak publik untuk bercanda dengan serius. Hubungi kami: siksakampus@gmail.com